Sekolah Sabat, 17 Mei "Kematian Sara"

                                                                                                                     17 Mei, Hari Selasa

Kematian Sara

                Dalam Kejadian 22: 23, kita melihat laporan kelahiran Ribka, yang mengtisipasi pernikahan masa depan antara Ishak dan Ribka (Kejadian 24). Demikian pula, laporan kematian dan penguburan istri Abraham, Sara (Kejadian 23), pula, laporang kematian dan penguburan istri Abraham, Sara (Kejadian 23), mengatisipasi pernikahannya di masa depan dengan Keturah (Kej. 25: 1-4)

                Bacalah Kejadian 23. Fungsi apakah yang dijalankan oleh kisah kematian dan penguburan sara dalam memenuhi janji Tuhan kepada Abraham?

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

                Penyebutan kematian Sara segera setelah kisah pengorbanan Ishak menunjukan bahwa dia mungkin terpengaruh oleh kejadian ini, yang hampir merenggut nyawa putranya. Dalam beberapa hal, sara juga terlibat dalam “Ujian” dengan suaminya, sama seperti dia dalam perjalanan bersama Abraham, dimana juga Abraham sesekali menyimpang dalam iman (Kej. 12: 11-13).

                Sara bukanlah tipe wanita yang akan diam tentang hal-hal yang penting atau mengganggunya (bandingkan dengan Kej 16: 3-5; Kej. 18: 15; Kej. 21: 9,10). Ketidakhadirannya dan kesunyiannya, dan bahkan waktu kematiannya setelah peristiwa dramatis itu, menunjukan lebih banyak tentang relevansi Sara dengan peristiwa tersebut daripada kehadiran fisiknya. Fakta bahwa usia lanjut Sara disebutkan (Kej. 21:1).

                Faktanya, sara adalah satu-satunya wanita dalam Perjanjian Lama yang umurnya disebutkan, yang menunjukan sentralitasnya dalam cerita tersebut. Fokus pada pembelian tempat pemakaman Sara (yang mencakup sebagian besar pasal), bukan kematiannya, lebih menekankan hubungan dengan tanah Perjanjian.

                Spesifikasi bahwa dia meninggal “di tanah Kanaan” (Kej. 23: 2) menggarisbawahi akar kematian Sara dalam janji Tuhan atas tanah itu. Sara adalah orang mati pertama  dari kaum Abraham yang meninggal dan dimakamkan di Tanah Perjanjian, Kepedulian Abraham tentang dirinya sendiri, “orang asing dan pendatang” (Kej. 23: 4), dan argumennya yang kuat dengan anak-anak het, menunjukan bahwa Abraham tertarik tidak hanya untuk mendapatkan tempat pemakaman; dia terutama berencana menetap di tanah itu tanah itu secara permanen.

Bacalah Kejadian 23: 6. Apakah yang diceritakan disini tentang jenis reputasi yang Abraham miliki? Mengapakah ini penting dalam memahami mengapa dia di gunakan oleh Tuhan untuk lakukan itu?

Comments

Popular posts from this blog

Sekolah Sabat, 16 Mei "Tuhan Menyediakan"

Sekolah Sabat, 15 Mei, Hari Minggu "Bukit Moria"